Serap Aspirasi di Kantor Balai Desa Japan, Babadan, Ponorogo

Serap Aspirasi di Kantor Balai Desa Japan, Babadan, Ponorogo

Ponorogo (17/12/09). Serap aspirasi dengan masyarakat Ponorogo
dilakukan di Balai Desa Japan, Kecamatan Jenangan, Ponorogo. Acara yang
sedianya akan dimulai pukul 09.00 WIB harus molor sampai jam 10 lebih
dikarenakan masyarakat datang terlambat. Maklum, hari ini adalah hari
Grebeg Suro di mana masyarakat disibukkan oleh persiapan menjelang
ritual Grebeg. Di Ponorogo, tanggal 1 Suro (1 Muharam) tak ubahnya
seperti hari raya. Banyak hadirin yang datang dalam acara serap
aspirasi banyak yang mengenakan pakaian khas Ponorogo berupa baju hitam
tanpa kancing, celana hitam sebetis, dan topi blangkon khas Ponorogo.

Menjelang pembukaan acara, lantunan lagu-lagu khas campur sari menyambut tamu-tamu yang hadir. Dua biduan campur sari khusus didatangkan bersama grup musik asala Ponorogo. Acara baru dimulai setelah hampir jam 11 dengan dimoderatori oleh Imam Mahfudh. Pak Lurah Japan juga sempat memberikan sambutannya, ucapan selamat datang dan bangga dengan Ramadhan Pohan (RP) yang mempelopori kegiatan serap aspirasi dengan datang langsung ke masyarakat di pedesaan. Menurutnya, di Ponorogo, ini baru pertama kali seorang anggota DPRRI proaktif mendatangi konstituen di daerah pemilihannya.

Seperti biasanya, sebelum membuka dialog serap aspirasi, RP selalu memberikan paparan kinerjanya sebagai anggota DPRRI sekaligus memperkenalkan personel Gardi Aspirasi (GARASI) yang berjumlah 22 orang tersebut. Ketika acara dialog dibuka, masyarakat sangat antusian untuk menyampaikan aspirasinya. Moderator terpaksa membagi ke dalam beberapa sesi agar masyaraka yang ingin menyampaikan aspirasi bisa mendapatkan kesempatan bicara.

Beberapa aspirasi penting yang perlu digaris bawahi adalah masalah seleksi CPNS yang disinyalir penuh KKN. Persoalan ini sebenarnya bukan hanya terjadi di Ponorogo, berdasarkan masukan dari serap aspirasi di kabupaten-kabupaten lain di Dapil VII, mereka juga mengalami persoalan yang sama dalam hal seleksi CPNS ini. Tidak adanya transparansi dari panitia seleksi oleh pemerintah daerah adalah salah satu penyebab terjadinya kolusi oleh beberapa oknum untuk memasukkan kerabat atau keluarga masuk CPNS. Tentu saja mereka harus mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak kecil agar bisa diterima menjadi CPNS.

Aspirasi lainnya adalah seputar permohonan dukungan untuk peningkatan produksi pertanian dan peternakan. Beberapa perwakilan konstituen dari wilayah Ponorogo bagian selatan (yang berbasis perbukitan dan agraris) meminta dukungan RP agar bantuan-bantuan pemerintah untuk petani dan peternak diprioritaskan kapada mereka.

Pertanyaan seputar kasus Bank Century jugu mengemuka dalam dialog ini. bahkan tidak hanya dari satu penanya, sekitar hadirin menyampaikan pertanyaan yang sama seputar kasus Bank Century. Menanggapi pertanyaan ini, RP dengan gamblang memberikan penjelasan duduk persoalan kasus Bank Century. Menurutnya, sekarang ini sudah ada politisasi kasus ini sehigga keadaannya makinh keruh. Ada indikasi beberapa kelompok tertentu menginginkan mendongkel Presiden SBY dari kedudukannya. Padahal semua tahu, Pak SBY adalah orang yang paling konsisten dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. <cz>

Kategori :

@2009. Ramadhan Pohan. All Right Reserved